Minggu, 28 Oktober 2012

Mawar Merah

Apakah sejarah
Yang akan menentukan cerita
Yang akan menentukan kehidupannya
Yang akan menentukan omongannya?

Apalah arti
Sebatang mawar putih
Jika itu tidak diingini
Dan tidak pantas sekali

Tanah mungkin terlihat subur
Tapi lihat, banyak orang yang gugur
Karena banyak orang yang tidak jujur
Seperti kau

Terbukti bahwa putih hanya sebagai sampul
Untuk menutupi kesalahan-kesalahanmu
Untuk mencari celah, dan seberkas sinar harapan
Dari seseorang yang sudah kau bakar

Putih, terlalu banyak alasan
Putih, terlalu banyak kebohongan
Putih, terlalu banyak kemaksiatan
Putih, terlalu diragukan kalau itu warnamu

Sombong
Dengan modal otak kosong
Kata-kata tak dihargai
Melainkan hanya dicaci maki

Mawar merah,
Yang jatuh ke tanah
Putih bernoda darah
Tak ada lagi putih tersisa warnanya

Layu
Seraya aku terpenuh senyum
Seraya aku berjalan menjauh
Dirimu lagi yang tak berguna

Merah, terlalu banyak alasan
Merah, terlalu banyak kebohongan
Merah, terlalu banyak hinaan
Merah, perlu diragukan kalau itu warnamu

Layu
Mahkota terputus, menggelinding ke tanah
Sebuah teriakan, terhantam galah
Dan kau tidak pernah mengaku kalah

Tumbuhlah
Mawar hitam di sekitarmu
Sesal tak juga menyelimutimu
Kesadaran pun jauh di selatanmu

Empat,
Mawar merah layu di belakangmu
Secepatnya berubah menjadi kuning
Ketika hampir menjadi hitam

Biarkan,
Yang hitam menjadi kuning
Biarkan,
Merah menetes di mayatmu
Dan Putih kecil mengerubungimu

Dasar kau
Bajingan.