Selasa, 19 Agustus 2014

Seniman

Akulah seniman
Aku yang meludah di jalan
Hobiku menghina pemerintahan
Putung rokok kubuang sembarangan

Akulah seniman sejati
Yang kerjanya hanya memaki
Kutolak yang tak sesuai hati
Dan membantai mimpi sendiri

Akulah seniman dunia
Agama kuhina
Kupegang dada-dada
Demi seni semata

Akulah seniman bahagia
Yang melawan etika
Kucibiri yang kaya
Dan miskin kubela

Aku hidup dalam ide sendiri
"Hidupku untuk seni"
"Semua yang naik mercy
Pasti korupsi"

Sadarlah, hai kawanku
Tak semua orang begitu
Sadarlah seniman sejiwaku
Tak perlu mengejar mawar biru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar