Selasa, 02 September 2014

Seniman Part 2

Akulah seniman
Bakatku bermain peran
Latihanku berteriak di halaman
Tak peduli orang menatap heran

Puisiku menggebu-gebu
Aku tak keramas dua minggu
Tak peduli lusuhnya baju
Lihatlah kilau rambutku

Akulah seniman termahsyur
Makananku hanya sayur
Kuat mentalku harus diatur
Jadi kutidur dalam lumpur

Ku hina orang demi peranku
Kubiarkan orang menggangguku
Agar kuatkan mentalku
Ku goda wanita demi egoku
Tak perlu peduli moralku

Politik itu omongan basi
Aku suka berargumentasi
Dan demi ideku, aku berdemonstrasi
Walau akhirnya menjadi anarki

Aku percaya semua
Hal di dunia ini indah
Bunga itu indah
Meja itu indah
Kloset itu indah
Mayat itu indah
Anak-anak bermain itu indah
Orang gila itu indah
Tameng kepala suku itu indah
Permen itu indah
Tahu itupun indah

Dengarlah, hai kawan
Semua ini hanya lawakan
Dan lagi, tak berlaku semua insan
Tak perlu dianggap demikian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar